Kamis, 06 Januari 2011

Malabsorbsi


1.      Malabsorbsi Karbohidrat
Karbohidrat adalah zat gizi yang sangat dibutuhkan dalam tubuh manusia karena merupakan zat yang dapat menghasilkan energy terbanyak dibandingkan zat gizi lainnnya. Macam-macam karbohidrat yaitu terdiri dari monosasakarida, disakarida dan polisakarda. Yang teramasuk dalam monosakarida adalah glukosa, galaktosa dan fruktosa. Yang termasuk dalam disakarida adalah laktosa, maltose dan sukrosa sedangkan yang termasuk dalam polisakarida adalah glikogen, amilum dan tepung.
Disini akan dibahas mengenai malabsorbsi laktosa dimana sering mengenai pada bayi.
Etiologi :
·         Primer : bawaan
·         Sekunder : neonates BBLR, diare infeksi, pasca operasi dan gizi buruk.
Patogenesa ;
Laktosa yang telah sampaik ke lumen usus mengalami malabsorbsi (tidak diserap/sedikit diserap oleh vili usus) sehingga akan difermentasikan oleh bakteri yang ada di usus. Fermentasi ini akan menghasilkan banyak asam organic dan gasnya, sehingga akan meningkatkan tekanan osmotic di dalam lumen usus halus. Peningkatan tekanan ini akan menyebabkan cairan diserap ke dalam lumen usus dan terjadi diare osmotic.
Gejalanya :
·         Sakit perut
·         Kembung à karena banyaknya gas dalam usus sehinngga sering kentut
·         Diare intermiten
·         Diare berair
·         Tinja berbau asam
·         Abus lecet
Pemeriksaan labornya :
·         pH tinja
·         clini test (pemeriksaan laktosa di dalam tinja)
Penatalaksanaannya :
Beri bayi dengan susu bebas atau rendah laktosa.

2.      Malabsorbsi Lemak
Penyebab :
·         Atrofi vili
·         Defisiensi anzim lipase
·         Kekurangan bilirubin II
Patofisiologi :
Lemak dapat diserap usus dalam bentuk badan misel itu melalui bantuan enzim lipase dan bilirubin II, jika kedua hal ini mengalami defisiensi akan mengakibatkan lemak tidak dapat diserap oleh usus.
Gejalanya :
·         Diare berlemak (steatore)
·         Bentuk tinja lembek atau tidak berbentuk
·         Warna tinja coklat muda sampai kuning
·         Tinja kelihatan berminyak, jika di air akan keliahatan mengapung.
Pemeriksaan :
·         Pemeriksaan mikroskopis lemak dalam tinja
·         Pemeriksaan van de kamer à pemeriksaan kadar lemak (>5 g/24 jam)
Pengobatan :
·         Obati penyebab kekurangan enzim lipase atau belirubin direk seperti adanya penyakit hati, pancreas, atau penyakit usus halus.
·         Beri susu lemak tidak jenuh karena penyerapannya tidak dengan bantuan enzim lipase.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar